Komisaris Pertamina Patra Niaga Pastikan Keandalan Energi di Bali

IMG-20260806-WA0073(1)

 

sinarbanua.com; BALI | KOMISARIS Utama PT Pertamina Patra Niaga, Sabar Yudo Suroso, bersama Komisaris PT Pertamina Patra Niaga, Wanti Waranei F. Mamahit, melakukan Management Walkthrough (MWT) di wilayah Bali, dengan meninjau Fuel Terminal Sanggaran dan SPBU Pertamina Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, pada Senin (3/8).

Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan kesiapan sarana, distribusi energi, dan pelayanan dalam memenuhi kebutuhan masyarakat, wisatawan, serta sektor pariwisata di Bali.

“Sebagai destinasi nasional dan internasional, termasuk untuk aktivitas penerbangan, kebutuhan energi di Bali harus terus dijaga agar masyarakat dan wisatawan dapat terlayani dengan baik,” ujar Sabar.

Di Fuel Terminal Sanggaran, Dewan Komisaris Pertamina Patra Niaga meninjau kesiapan fasilitas operasional serta pengelolaan distribusi BBM untuk memenuhi kebutuhan konsumen di berbagai wilayah Bali.

Menurut Sabar, kesiapan FT Sanggaran menjadi bagian penting dalam menjaga kelancaran rantai pasok energi, mulai dari penerimaan, penyimpanan, hingga penyaluran produk kepada masyarakat.

“Keandalan pasokan tidak hanya ditentukan oleh ketersediaan produk, tetapi juga kesiapan sarana dan ketepatan distribusinya. Seluruh proses harus berjalan dengan baik agar kebutuhan energi masyarakat dapat terpenuhi sesuai kondisi di lapangan,” jelas Sabar.

Sabar menambahkan, energi memiliki peran vital dalam mendukung berbagai aktivitas di Bali, mulai dari mobilitas masyarakat sehari-hari hingga operasional sektor pariwisata yang menjadi salah satu tulang punggung perekonomian nasional. Oleh karena itu, Pertamina Patra Niaga terus memastikan seluruh infrastruktur dan rantai distribusi energi berada dalam kondisi optimal guna mendukung kebutuhan masyarakat maupun wisatawan.

Peninjauan dilanjutkan ke SPBU Pertamina Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai. Dalam kesempatan tersebut, Dewan Komisaris meninjau kesiapan pelayanan SPBU dalam memenuhi kebutuhan bahan bakar masyarakat dan wisatawan yang melakukan perjalanan dari dan menuju kawasan bandara.

Keberadaan SPBU di kawasan Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai juga menjadi salah satu titik layanan energi yang mendukung kelancaran mobilitas wisatawan dari dan menuju berbagai destinasi di Bali. Ketersediaan energi yang andal di kawasan strategis ini turut berkontribusi terhadap kenyamanan perjalanan wisatawan serta kelancaran aktivitas ekonomi yang ditopang sektor pariwisata.

“Kami ingin memastikan masyarakat dan wisatawan mendapatkan pelayanan yang baik serta tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan BBM. Pertamina Patra Niaga terus menjaga pasokan dan pelayanan energi agar mobilitas di Bali tetap berjalan lancar,” pungkas Sabar.

Jurnalis: Vina Astalina Assegaf

Pertamina Patra Niaga Gelar Grand Final Bright Gas Cooking Competition 2026 9 Finalis Siap Adu Kreasi dalam Grand Final Bright Gas Cooking Competition 2026 PT PERTAMINA Patra Niaga kembali menggelar puncak acara Bright Gas Cooking Competition (BGCC) 2026. Setelah sukses melalui tahap kualifikasi di Tegal, Palembang, dan Yogyakarta, sembilan finalis terbaik siap beradu kemampuan kuliner pada babak Grand Final yang akan diselenggarakan pada Sabtu, 7 November 2026, pukul 13.00 WIB di Bintaro Jaya Xchange Mall Park, Tangerang Selatan. Sembilan finalis yang akan berlaga berasal dari berbagai daerah di Indonesia dengan latar belakang dan pengalaman kuliner yang beragam. Mereka adalah Annis Indriastutie, Irfan Yulianto Dwi Santoso dan Hawa Cahya Abadi yang merupakan pemenang semifinal Yogyakarta. Selanjutnya, dari semifinal Palembang, terdapat Jason Buntararam, Muhammad Azwar, dan Endri Supriatna. Sementara itu, tiga finalis pemenang semifinal Tegal adalah Devan Andhika, Felly Sitta Mayasari dan Bobby Utomo Putra. VP Corporate Communication Pertamina Patra Niaga, Kitty Andhora, menyampaikan bahwa BGCC merupakan wadah bagi masyarakat untuk mengeksplorasi kreativitas di bidang kuliner. “Kami melihat memasak bukan sekadar menyiapkan hidangan, tetapi juga sarana berekspresi dan membuka peluang potensi diri. Kami berharap BGCC 2026 memberikan pengalaman yang inspiratif bagi peserta maupun masyarakat yang menyaksikan,” ujar Kitty. Pada babak penentuan ini, para peserta akan ditantang mengolah bahan utama misterius (mysterious ingredients). Kreasi mereka akan dinilai langsung oleh juri profesional, yakni Chef Yuda Bustara, Chef Firhan Ashari, dan food blogger Magdalena Fridawati. Ajang bergengsi ini memperebutkan hadiah istimewa berupa Culinary Art Course di Le Cordon Bleu Thailand (termasuk tiket dan akomodasi), tabung Bright Gas 12 kg, action cam, serta uang tunai senilai Rp75 juta (Juara 1), Rp45 juta (Juara 2), dan Rp25 juta (Juara 3). Selain kompetisi, pengunjung Bintaro Jaya Xchange Mall Park dapat menikmati berbagai hiburan, seperti aneka kuliner, demo memasak dari Juara 1 BGCC 2023 Ivone Destrianawati, penampilan musisi Inul & Adam, hingga aneka doorprize. Tersedia juga promo menarik di lokasi acara, seperti program Tukar Tambah 1 tabung LPG 3 kg ke Bright Gas 5,5 kg, diskon isi ulang Bright Gas hingga Rp25.000 via MyPertamina, dan promo e-commerce Bright Gas (Shopee, TikTok Shop, Tokopedia) khusus area Tangerang Selatan berhadiah merchandise eksklusif.

You may have missed

Pertamina Patra Niaga Gelar Grand Final Bright Gas Cooking Competition 2026 9 Finalis Siap Adu Kreasi dalam Grand Final Bright Gas Cooking Competition 2026 PT PERTAMINA Patra Niaga kembali menggelar puncak acara Bright Gas Cooking Competition (BGCC) 2026. Setelah sukses melalui tahap kualifikasi di Tegal, Palembang, dan Yogyakarta, sembilan finalis terbaik siap beradu kemampuan kuliner pada babak Grand Final yang akan diselenggarakan pada Sabtu, 7 November 2026, pukul 13.00 WIB di Bintaro Jaya Xchange Mall Park, Tangerang Selatan. Sembilan finalis yang akan berlaga berasal dari berbagai daerah di Indonesia dengan latar belakang dan pengalaman kuliner yang beragam. Mereka adalah Annis Indriastutie, Irfan Yulianto Dwi Santoso dan Hawa Cahya Abadi yang merupakan pemenang semifinal Yogyakarta. Selanjutnya, dari semifinal Palembang, terdapat Jason Buntararam, Muhammad Azwar, dan Endri Supriatna. Sementara itu, tiga finalis pemenang semifinal Tegal adalah Devan Andhika, Felly Sitta Mayasari dan Bobby Utomo Putra. VP Corporate Communication Pertamina Patra Niaga, Kitty Andhora, menyampaikan bahwa BGCC merupakan wadah bagi masyarakat untuk mengeksplorasi kreativitas di bidang kuliner. “Kami melihat memasak bukan sekadar menyiapkan hidangan, tetapi juga sarana berekspresi dan membuka peluang potensi diri. Kami berharap BGCC 2026 memberikan pengalaman yang inspiratif bagi peserta maupun masyarakat yang menyaksikan,” ujar Kitty. Pada babak penentuan ini, para peserta akan ditantang mengolah bahan utama misterius (mysterious ingredients). Kreasi mereka akan dinilai langsung oleh juri profesional, yakni Chef Yuda Bustara, Chef Firhan Ashari, dan food blogger Magdalena Fridawati. Ajang bergengsi ini memperebutkan hadiah istimewa berupa Culinary Art Course di Le Cordon Bleu Thailand (termasuk tiket dan akomodasi), tabung Bright Gas 12 kg, action cam, serta uang tunai senilai Rp75 juta (Juara 1), Rp45 juta (Juara 2), dan Rp25 juta (Juara 3). Selain kompetisi, pengunjung Bintaro Jaya Xchange Mall Park dapat menikmati berbagai hiburan, seperti aneka kuliner, demo memasak dari Juara 1 BGCC 2023 Ivone Destrianawati, penampilan musisi Inul & Adam, hingga aneka doorprize. Tersedia juga promo menarik di lokasi acara, seperti program Tukar Tambah 1 tabung LPG 3 kg ke Bright Gas 5,5 kg, diskon isi ulang Bright Gas hingga Rp25.000 via MyPertamina, dan promo e-commerce Bright Gas (Shopee, TikTok Shop, Tokopedia) khusus area Tangerang Selatan berhadiah merchandise eksklusif.