Pertamina UMK Academy 2026 Loloskan 857 UMK ke Tahap Nasional

sinarbanua.com; JAKARTA|PERJALANAN untuk mengembangkan usaha tak cukup hanya bermodal produk yang bagus. Pelaku usaha juga perlu memperkuat manajemen, memanfaatkan teknologi digital, hingga memperluas pasar.

Inilah bekal yang terus diasah oleh 857 usaha mikro dan kecil (UMK) binaan Pertamina yang berhasil lolos ke tahap nasional Pertamina UMK Academy 2026.

Mereka terpilih setelah melewati rangkaian pembinaan tahap regional sejak September 2026, dan menyisihkan lebih dari 1.500 peserta di seluruh Indonesia.

Kelulusan UMK di tahap nasional dinilai berdasarkan keaktifan mengikuti pelatihan, webinar, pendampingan, pameran, coaching, hingga perkembangan usaha selama program berlangsung.

Vice President CSR & SMEPP Management PT Pertamina (Persero), Rudi Ariffianto menjelaskan, Pertamina UMK Academy merupakan program inkubasi usaha yang memberikan pelatihan dan pendampingan untuk membantu usaha lokal bertumbuh, meningkatkan kapabilitas, kualitas serta daya saing serta memberikan eksposure yang lebih luas agar usaha mereka semakin dikenal dan jangkauan pemasaran bertambah luas.

Program ini dirancang melalui kurikulum pembinaan yang menyeluruh untuk mendorong UMK berkembang menjadi usaha modern, tangguh, mandiri, kreatif, dan berdaya saing.

“Melalui Pertamina UMK Academy, kami ingin memastikan UMKM memiliki kapabilitas dan kualitas yang semakin baik, tidak hanya untuk produk namun juga untuk manajemen bisnisnya. Pelatihan yang diselenggarakan di berbagai wilayah Indonesia menjadi bagian dari upaya meningkatkan kemampuan pelaku usaha agar produk-produk unggulan daerah dapat berkembang dan bersaing hingga tingkat nasional,” ujar Rudi Sabtu 7 November 2026.

Program UMK Academy dikemas dengan kurikulum pembinaan yang komprehensif melalui berbagai kegiatan yang akan mendorong UMK tumbuh dan berkembang, sebagai fondasi bisnis yang kuat dan berkelanjutan.

Sepanjang perjalanan UMK Academy regional, Pertamina telah menggelar 43 sesi pelatihan di 10 wilayah, melampaui target awal 40 sesi atau mencapai 108 persen. Selain itu, terdapat 11 kegiatan pameran dan lebih dari 600 kali pendampingan, baik secara daring maupun melalui kunjungan langsung.

Dari 857 UMK yang lolos, Jawa Tengah-DIY menjadi wilayah dengan peserta terbanyak, yakni 135 UMK dari 211 peserta. Disusul Jawa Timur dengan 129 UMK dari 215 peserta. Sementara itu, Bali-Nusra mencatat persentase kelulusan yang cukup tinggi, mencapai 60,9 persen.

Dilihat dari sektor usaha, kuliner atau makanan dan minuman masih menjadi andalan dengan 483 UMK atau 56,4 persen dari total peserta yang lolos. Berikutnya, sektor fesyen dan wastra sebanyak 169 UMK (19,7 persen), serta kerajinan dan perhiasan sebanyak 159 UMK (18,6 persen).

Peserta lainnya berasal dari sektor agribisnis sebanyak 21 UMK, kesehatan, kecantikan dan perawatan rumah tangga sebanyak 17 UMK, serta jasa dan perdagangan umum sebanyak 8 UMK.

Memasuki tahap nasional yang berlangsung hingga Desember 2026, para peserta akan mendapatkan pembinaan lebih lanjut melalui penilaian enam aspek, yaitu pemasaran dan pasar, keuangan, operasional dan sumber daya manusia, legalitas, digitalisasi, serta uji pasar dan produk.

Hasil penilaian tersebut menjadi dasar pengelompokan peserta ke dalam empat kelas pembinaan, yakni Go Modern, Go Digital, Go Online, dan Go Global. Dengan demikian, materi dan pendampingan dapat disesuaikan dengan kebutuhan serta kesiapan masing-masing usaha.

VP Corporate Communication Pertamina, Muhammad Baron menambahkan, penguatan UMKM menjadi bagian dari kontribusi Pertamina dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Dengan kapasitas usaha yang semakin meningkat, UMK diharapkan mampu memperluas pasar, meningkatkan produktivitas, sekaligus menciptakan kesempatan kerja baru.

“Kami berharap UMK mitra Pertamina tidak hanya tumbuh dari sisi omzet dan kualitas produk, tetapi juga mampu menjadi penggerak ekonomi di daerahnya. Ketika UMK berkembang, peluang untuk membuka lapangan pekerjaan baru dan memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat juga semakin besar,” tambah Baron. (Ersa Virosha Assegaf)

Pertamina Patra Niaga Gelar Grand Final Bright Gas Cooking Competition 2026 9 Finalis Siap Adu Kreasi dalam Grand Final Bright Gas Cooking Competition 2026 PT PERTAMINA Patra Niaga kembali menggelar puncak acara Bright Gas Cooking Competition (BGCC) 2026. Setelah sukses melalui tahap kualifikasi di Tegal, Palembang, dan Yogyakarta, sembilan finalis terbaik siap beradu kemampuan kuliner pada babak Grand Final yang akan diselenggarakan pada Sabtu, 7 November 2026, pukul 13.00 WIB di Bintaro Jaya Xchange Mall Park, Tangerang Selatan. Sembilan finalis yang akan berlaga berasal dari berbagai daerah di Indonesia dengan latar belakang dan pengalaman kuliner yang beragam. Mereka adalah Annis Indriastutie, Irfan Yulianto Dwi Santoso dan Hawa Cahya Abadi yang merupakan pemenang semifinal Yogyakarta. Selanjutnya, dari semifinal Palembang, terdapat Jason Buntararam, Muhammad Azwar, dan Endri Supriatna. Sementara itu, tiga finalis pemenang semifinal Tegal adalah Devan Andhika, Felly Sitta Mayasari dan Bobby Utomo Putra. VP Corporate Communication Pertamina Patra Niaga, Kitty Andhora, menyampaikan bahwa BGCC merupakan wadah bagi masyarakat untuk mengeksplorasi kreativitas di bidang kuliner. “Kami melihat memasak bukan sekadar menyiapkan hidangan, tetapi juga sarana berekspresi dan membuka peluang potensi diri. Kami berharap BGCC 2026 memberikan pengalaman yang inspiratif bagi peserta maupun masyarakat yang menyaksikan,” ujar Kitty. Pada babak penentuan ini, para peserta akan ditantang mengolah bahan utama misterius (mysterious ingredients). Kreasi mereka akan dinilai langsung oleh juri profesional, yakni Chef Yuda Bustara, Chef Firhan Ashari, dan food blogger Magdalena Fridawati. Ajang bergengsi ini memperebutkan hadiah istimewa berupa Culinary Art Course di Le Cordon Bleu Thailand (termasuk tiket dan akomodasi), tabung Bright Gas 12 kg, action cam, serta uang tunai senilai Rp75 juta (Juara 1), Rp45 juta (Juara 2), dan Rp25 juta (Juara 3). Selain kompetisi, pengunjung Bintaro Jaya Xchange Mall Park dapat menikmati berbagai hiburan, seperti aneka kuliner, demo memasak dari Juara 1 BGCC 2023 Ivone Destrianawati, penampilan musisi Inul & Adam, hingga aneka doorprize. Tersedia juga promo menarik di lokasi acara, seperti program Tukar Tambah 1 tabung LPG 3 kg ke Bright Gas 5,5 kg, diskon isi ulang Bright Gas hingga Rp25.000 via MyPertamina, dan promo e-commerce Bright Gas (Shopee, TikTok Shop, Tokopedia) khusus area Tangerang Selatan berhadiah merchandise eksklusif.

You may have missed

Pertamina Patra Niaga Gelar Grand Final Bright Gas Cooking Competition 2026 9 Finalis Siap Adu Kreasi dalam Grand Final Bright Gas Cooking Competition 2026 PT PERTAMINA Patra Niaga kembali menggelar puncak acara Bright Gas Cooking Competition (BGCC) 2026. Setelah sukses melalui tahap kualifikasi di Tegal, Palembang, dan Yogyakarta, sembilan finalis terbaik siap beradu kemampuan kuliner pada babak Grand Final yang akan diselenggarakan pada Sabtu, 7 November 2026, pukul 13.00 WIB di Bintaro Jaya Xchange Mall Park, Tangerang Selatan. Sembilan finalis yang akan berlaga berasal dari berbagai daerah di Indonesia dengan latar belakang dan pengalaman kuliner yang beragam. Mereka adalah Annis Indriastutie, Irfan Yulianto Dwi Santoso dan Hawa Cahya Abadi yang merupakan pemenang semifinal Yogyakarta. Selanjutnya, dari semifinal Palembang, terdapat Jason Buntararam, Muhammad Azwar, dan Endri Supriatna. Sementara itu, tiga finalis pemenang semifinal Tegal adalah Devan Andhika, Felly Sitta Mayasari dan Bobby Utomo Putra. VP Corporate Communication Pertamina Patra Niaga, Kitty Andhora, menyampaikan bahwa BGCC merupakan wadah bagi masyarakat untuk mengeksplorasi kreativitas di bidang kuliner. “Kami melihat memasak bukan sekadar menyiapkan hidangan, tetapi juga sarana berekspresi dan membuka peluang potensi diri. Kami berharap BGCC 2026 memberikan pengalaman yang inspiratif bagi peserta maupun masyarakat yang menyaksikan,” ujar Kitty. Pada babak penentuan ini, para peserta akan ditantang mengolah bahan utama misterius (mysterious ingredients). Kreasi mereka akan dinilai langsung oleh juri profesional, yakni Chef Yuda Bustara, Chef Firhan Ashari, dan food blogger Magdalena Fridawati. Ajang bergengsi ini memperebutkan hadiah istimewa berupa Culinary Art Course di Le Cordon Bleu Thailand (termasuk tiket dan akomodasi), tabung Bright Gas 12 kg, action cam, serta uang tunai senilai Rp75 juta (Juara 1), Rp45 juta (Juara 2), dan Rp25 juta (Juara 3). Selain kompetisi, pengunjung Bintaro Jaya Xchange Mall Park dapat menikmati berbagai hiburan, seperti aneka kuliner, demo memasak dari Juara 1 BGCC 2023 Ivone Destrianawati, penampilan musisi Inul & Adam, hingga aneka doorprize. Tersedia juga promo menarik di lokasi acara, seperti program Tukar Tambah 1 tabung LPG 3 kg ke Bright Gas 5,5 kg, diskon isi ulang Bright Gas hingga Rp25.000 via MyPertamina, dan promo e-commerce Bright Gas (Shopee, TikTok Shop, Tokopedia) khusus area Tangerang Selatan berhadiah merchandise eksklusif.