11 Ramadhan Penuh Berkah, KMPB Kalsel Gelar Bukber dan Manaqib Sayyidah Khadijah, Sembako Dibagikan

SINARBANUA.COM, BANJAR – Suasana khidmat menyelimuti peringatan 11 Ramadhan 1447 Hijriah, Minggu (1/3/2026), saat Kelompok Masyarakat Pemerhati Banua Banua (KMPB) Kalimantan Selatan menggelar rangkaian kegiatan keagamaan dan sosial dalam satu tarikan nafas kebersamaan.

Momentum penuh berkah itu diisi dengan buka puasa bersama, pembacaan Surah Yasin, manaqib Sayyidah Khadijah Al Kubro, tahlil, serta penyaluran paket sembako kepada warga sekitar dan masyarakat yang membutuhkan.
Sejak awal acara, nuansa religius dan kekeluargaan terasa begitu kuat.

Lantunan ayat suci Al-Qur’an menggema, disusul pembacaan manaqib yang mengisahkan keteladanan Sayyidah Khadijah—perempuan mulia yang dikenal atas keikhlasan, keteguhan iman, serta pengorbanannya dalam mendukung perjuangan dakwah Rasulullah SAW.

Melalui pembacaan manaqib tersebut, jamaah diajak merenungi nilai kesetiaan, ketulusan, dan kepedulian sosial yang diwariskan istri pertama Rasulullah itu. Spirit itulah yang ingin terus dihidupkan KMPB di tengah kehidupan masyarakat Banua.

Ketua KMPB Kalsel, Bahauddin, dalam sambutannya menegaskan bahwa Ramadhan bukan sekadar ritual tahunan, melainkan momentum memperkuat solidaritas dan kepedulian antar sesama.

“Kami berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi agenda rutin, tetapi juga menjadi pengingat bahwa keteladanan Sayyidah Khadijah tentang keikhlasan dan kepedulian sosial harus terus hidup dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Tak berhenti pada dimensi spiritual, KMPB juga mewujudkan kepedulian dalam aksi nyata. Sejumlah paket sembako diserahkan langsung kepada warga sekitar lokasi kegiatan dan masyarakat kurang mampu. Bantuan tersebut diharapkan mampu meringankan beban ekonomi sekaligus mempererat tali silaturahmi di bulan suci.

Kehadiran masyarakat dari berbagai kalangan semakin memperkuat makna kebersamaan dalam kegiatan tersebut. Ramadhan pun terasa bukan hanya sebagai bulan ibadah personal, tetapi juga bulan memperkokoh gotong royong dan empati sosial.

Melalui rangkaian kegiatan ini, KMPB Kalsel berharap nilai kebersamaan, kepedulian, serta semangat berbagi semakin mengakar di tengah masyarakat. Ramadhan diharapkan benar-benar menjadi bulan pembentuk karakter—menguatkan iman, menumbuhkan empati, dan menyatukan hati dalam bingkai ukhuwah di Banua. (SB)