Habib Kastalani bin Ideris bin Sayyid Abdurrasyid Assegaf Wafat Di Usia 48 Tahun

Habib Kastalani bin Ideris Assegaf 

Inna Lillahi Wa Inna Ilaihi Raji’un….
Telah berpulang ke rahmatullah Habib Kastalani bin Ideris Assegaf

Di Sholatkan sesudah Sholat Juhur dan di makamkan di Alkah keluarga di Handil Buluan, Desa Gudang Hirang Km. 11,500 Kecamatan Sungai Tabuk.

Habib Kastalani bin Ideris bin Sayyid Abdurrasyid Assegaf wafat di usia 48 tahun pada Minggu, 24 Oktober 2021 Masehi / 17 Rabiul Awal 1443 Hijriyah sekitar pukul 10.49 Wita di rumahnya.

Demikian pengumuman yang di sampaikan.

Pantauan awak media sinarbanua.com, sementara ini almarhum Habib Kastalani Assegaf atau lebih di kenal dengan nama Kastalani Ideris disemayamkan di rumah duka Jl. Pemajatan Km. 1,700 Gambut Komp. Dinar Mas 3 Blok A No. 10 Gambut, Kalimantan Selatan dan akan dimakamkan, Minggu, 24 Oktober 2021 sekitar pukul 14.00 Wita seusai Sholat Juhur di AlKah keluarga kampung Handil Buluan Km. 11,500, Desa Gudang Hirang Kecamatan Sungai Tabuk Kabupaten Banjar Provinsi Kalimantan samping ibu kandungnya Hj. Gusti Rukiah.

“Inggih, sesuai amanah kakak saya almarhum, beliau minta di makamkan samping ummi di Alkah keluarga. Kemarin saya sudah memantau lokasinya sekaligus minta ijin sama marina kami busu Abdul Hamid untuk almarhum di makamkan di Alkah keluarga. Saya Sabtu pagi kemarin di perintahkan kaka (red almarhum) untuk kesana (Alkah),” kata adik kandung Habib Kastalani (Almarhum), Aspihani Ideris kepada awak media ini, Minggu (24/10/2021) saat di temui seusai mensholatkan Jenazah.

Sebelumnya almarhum sempat dirawat di RSUD Sultan Suriansyah Banjarmasin selama 9 hari, dan pada Jum’at siang, 22 Oktober 2021 M / 15 Rabiul Awal 1443 H almarhum pulang kerumah, dikarenakan sakitnya sudah membaik, sehingga almarhum saat itu perlu rawat jalan saja.

“Seminggu yang lalu, disaat almarhum masih opname di RS Sultan Suriansyah Banjarmasin, beliau sudah berucap bahwa beliau hidup di dunia ini tidak lama lagi, hari Minggu akan datang atau Senin paling lambat aku sudah meninggal dunia, lantas saya berucap, jangan berpikiran seperti itu, dan almarhum lantas menjawab, katanya, kalau aku bisa memilih nanti aja aku meninggal, soalnya anak-anakku masih kecil-kecil. Tapi takdir tidak bisa di tunda lagi.” Ucap Aspihani menirukan ucapan almarhum saat itu.

Adik kandung almarhum, Aspihani Ideris juga mengucapkan permintaan maaf jika almarhum ada salah khilaf ‘Saya ucapkan maaf yang sebesar-besarnya atas kesalahan kakak kandung saya Kastalani bin Ideris, baik salah khilaf baik disengaja maupun tidak disengaja, mohon do’anya semoga beliau mendapatkan tempat termulia disisi Allah SWT”.

Mohon do’anya semoga Allah meridhoi beliau sehingga almarhum kakak saya mendapatkan syafaat dari Baginda Nabi Muhammad SAW. Aaamiinn Yaa Rabbal’aalamiiin.

“Kemarin, Sabtu (23/10/2021) beliau (red almarhum Kastalani) sudah memberikan amanah minta di kuburkan di Allah Keluarga di Handil Buluan, “Pi, besok aku kuburkan di higa kubur mama lah !!! Ikan bapadah dulu lawan Busu Amid, minta izin lawan sidin supaya aku bakubur disana. Sampaikan juga lah permintaan maaf ku lawan kakawanan kalau aku ada salah lawan buhannya. Caka kawa ditunda kaina haja dulu aku mati, karena anak-anakku masih halusan, jaga rumah tangga ikam lah,” ucap Aspihani Ideris menirukan ucapan almarhum Kastalani saat itu dalam bahasa Banjarnya.

Salah satu sahabat almarhum Habib Kastalani Assegaf mengucapkan belasungkawa yang sedalam-dalamnya atas wafatnya pimpinan umum media suarakalimantan.com, Minggu, 24 Oktober 2021 di rumahnya sendiri.

“Insya Allah almarhum Husnul Khatimah, beliau orang baik dan sholeh,” tulis Barlis Minggu (24/10/2021).

Bahkan almarhum lanjut Barlis bercerita pada Sabtu, (23/10/2022) sempat menghubungi kami via phone dengan menasehati kami agar jangan meninggalkan Sholat Lima Waktu serta memperbanyak ibadah dengan membaca Sholawat Nabi. Beliau pun sempat berpamitan dengan mengatakan besok Minggu akan di panggil Allah SWT. Subhanallah “beliau terkesan sudah mengetahuinya rahasia Allah SWT tentang kematian”.

Saya atas nama keluarga besar wartawan suarakalimantan.com mengucapkan belasungkawa yang mendalam atas berpulangnya Pimpinan Redaksi suarakalimantan.com. Beliau orang baik dan Insya Allah Husnul Khatimah, “Semoga amal kebaikan almarhum diterima oleh Allah SWT. Aamiin Yaa Rabbal’aalamiiin.

“Saya mewakili seluruh redaksi media SUARA KALIMANTAN mengucapkan permintaan maaf atas kesalahan beliau selama dalam pergaulan, baik disengaja maupun tidak disengaja. Beliau menghembus nafas terakhir dengan mengucapkan kalimat tauhid “Laa ilaa ha illallaah”, Demikian tulis Barlis salah satu wartawan suarakalimantan.com, Minggu (24/10/2022).

Nabi Muhammad SAW menegaskan dalam haditsnya :

عَنْ مُعَاذَ بْنِ جَبَلٍ قَالَ: قَالَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: مَنْ كَانَ آخِرَ كَلَامِهِ لَا إِلٰهَ إِلَّا الله دَخَلَ الْجَنَّةَ

Dari Mu’adz bin Jabal radhiyallahu ‘anhu ia berkata: “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam berkata, ‘Siapa pun yang akhir ucapannya (ketika menjelang ajal) kalimat La ilaha illallah maka ia masuk surga’.”

Barlis pun juga mengucapkan permintaan maaf jika almarhum ada salah khilaf

‘Saya atas nama keluarga besar suarakalimantan.com mengucapkan maaf yang sebesar-besarnya atas kesalahan sahabat saya Kastalani Ideris, baik khilaf disengaja maupun tidak disengaja, mohon do’anya semoga almarhum sahabat kami ini mendapatkan tempat termulia disisi Allah SWT,”rilisnya.

Banyak untaian kalimat duka berbelasungkawa terhadap almarhum Kastalani Ideris, tak ketinggalan juga salah satunya ucapan dari seorang tokoh aktivis LSM Kalimantan Selatan, Anang Tony.

“Innalilahi Wa Inna Ilaihi Raji’un, beliu adalah orang baik dan tidak ada balasannya selain surga. Jum’at kemarin saya dihubungi beliau, almarhum menasehati saya ‘sadang peyan bertaubat suanang’ei, karena umur kada tahu pabila kita menghadap Allah. Ulun baharap peyan jangan tinggalkan sembahyang lima waktu, karena itu nang pertama ditakuni malaikat kena di alam kubur’ begitu nasehat almarhum Kastalani kepada saya,” ucap Anang Tony menirukan ucapan almarhum Kastalani Ideris dengan bahasa logat Banjarnya.

Selanjutnya Anang Tony melanjutkan ucapannya via phone tersebut, bahwa disaat almarhum menghubunginya berucap ‘suanang kita barelaan lah, ulun minta ridha dan minta maaflah, atas semua kesalahan ulun disaat kita bagaul.

“Umur ulun kada lawas lagi, bila kada hari minggu ini, paling lambat Senin hari pepatin ulun. Ternyata semuanya yang disampaikan benar, beliau meninggal dunia pada hari ini, Subhanallah beliau sangat mengetahui dan merasa meninggal dunia sudah dekat. Pokoknya panjang lebar almarhum menasehati saya, Saya sekarang bertaubat dan sangat berterimakasih atas nasehat yang diberikan almarhum Kastal,” ucap Anang Tony mengakhiri bicaranya sambil menangis tersedu-sedu.

“Ulun yakin amang Husnul Khatimah,” ucap salah satu ponakan almarhum Hadi Darwis, Minggu (24/10/2021).

Amang (Paman dalam panggilan banjar) di saat menjelang menghembuskan nafas terakhirnya meminta saya untuk berzikir bersama.

“Di sadang sudah berzikir, amang sudah mau di jemput. Lantas saya dan adik-adik (anak almarhum) berzikir bersama-sama, di saat itu amang berbaring di tilam kamar beliau, tidak begitu lama beliau lantas mengangkat takbir sambil rebahan, di saat beliau mengangkat takbir itulah di saat beliau mau Sholat, tiba-tiba nafas beliau sudah hilang, Innalillahi Wa Inna Ilaihi Raji’un. Beliau meninggal dunia,” cerita Hadi Darwis.

Diketahui, Kastalani Ideris selain Pimpinan Redaksi SUARA KALIMANTAN, beliau juga adalah seorang Advokat / Pengacara yang terlahir dari organisasi advokat P3HI.

Almarhum Kastalani bin Ideris meninggalkan satu orang istri dan 4 (empat orang anak, 1. Sy. Sofia Paramitha (18 tahun); 2. Hb. Haikal Pratama (12 tahun) 3. Sy. Della (10 tahun); dan 4. Sy. Mutiara Az-Zahra (4 tahun).

redaksi sinarbanua.com

Pertamina Patra Niaga Gelar Grand Final Bright Gas Cooking Competition 2026 9 Finalis Siap Adu Kreasi dalam Grand Final Bright Gas Cooking Competition 2026 PT PERTAMINA Patra Niaga kembali menggelar puncak acara Bright Gas Cooking Competition (BGCC) 2026. Setelah sukses melalui tahap kualifikasi di Tegal, Palembang, dan Yogyakarta, sembilan finalis terbaik siap beradu kemampuan kuliner pada babak Grand Final yang akan diselenggarakan pada Sabtu, 7 November 2026, pukul 13.00 WIB di Bintaro Jaya Xchange Mall Park, Tangerang Selatan. Sembilan finalis yang akan berlaga berasal dari berbagai daerah di Indonesia dengan latar belakang dan pengalaman kuliner yang beragam. Mereka adalah Annis Indriastutie, Irfan Yulianto Dwi Santoso dan Hawa Cahya Abadi yang merupakan pemenang semifinal Yogyakarta. Selanjutnya, dari semifinal Palembang, terdapat Jason Buntararam, Muhammad Azwar, dan Endri Supriatna. Sementara itu, tiga finalis pemenang semifinal Tegal adalah Devan Andhika, Felly Sitta Mayasari dan Bobby Utomo Putra. VP Corporate Communication Pertamina Patra Niaga, Kitty Andhora, menyampaikan bahwa BGCC merupakan wadah bagi masyarakat untuk mengeksplorasi kreativitas di bidang kuliner. “Kami melihat memasak bukan sekadar menyiapkan hidangan, tetapi juga sarana berekspresi dan membuka peluang potensi diri. Kami berharap BGCC 2026 memberikan pengalaman yang inspiratif bagi peserta maupun masyarakat yang menyaksikan,” ujar Kitty. Pada babak penentuan ini, para peserta akan ditantang mengolah bahan utama misterius (mysterious ingredients). Kreasi mereka akan dinilai langsung oleh juri profesional, yakni Chef Yuda Bustara, Chef Firhan Ashari, dan food blogger Magdalena Fridawati. Ajang bergengsi ini memperebutkan hadiah istimewa berupa Culinary Art Course di Le Cordon Bleu Thailand (termasuk tiket dan akomodasi), tabung Bright Gas 12 kg, action cam, serta uang tunai senilai Rp75 juta (Juara 1), Rp45 juta (Juara 2), dan Rp25 juta (Juara 3). Selain kompetisi, pengunjung Bintaro Jaya Xchange Mall Park dapat menikmati berbagai hiburan, seperti aneka kuliner, demo memasak dari Juara 1 BGCC 2023 Ivone Destrianawati, penampilan musisi Inul & Adam, hingga aneka doorprize. Tersedia juga promo menarik di lokasi acara, seperti program Tukar Tambah 1 tabung LPG 3 kg ke Bright Gas 5,5 kg, diskon isi ulang Bright Gas hingga Rp25.000 via MyPertamina, dan promo e-commerce Bright Gas (Shopee, TikTok Shop, Tokopedia) khusus area Tangerang Selatan berhadiah merchandise eksklusif.

You may have missed

Pertamina Patra Niaga Gelar Grand Final Bright Gas Cooking Competition 2026 9 Finalis Siap Adu Kreasi dalam Grand Final Bright Gas Cooking Competition 2026 PT PERTAMINA Patra Niaga kembali menggelar puncak acara Bright Gas Cooking Competition (BGCC) 2026. Setelah sukses melalui tahap kualifikasi di Tegal, Palembang, dan Yogyakarta, sembilan finalis terbaik siap beradu kemampuan kuliner pada babak Grand Final yang akan diselenggarakan pada Sabtu, 7 November 2026, pukul 13.00 WIB di Bintaro Jaya Xchange Mall Park, Tangerang Selatan. Sembilan finalis yang akan berlaga berasal dari berbagai daerah di Indonesia dengan latar belakang dan pengalaman kuliner yang beragam. Mereka adalah Annis Indriastutie, Irfan Yulianto Dwi Santoso dan Hawa Cahya Abadi yang merupakan pemenang semifinal Yogyakarta. Selanjutnya, dari semifinal Palembang, terdapat Jason Buntararam, Muhammad Azwar, dan Endri Supriatna. Sementara itu, tiga finalis pemenang semifinal Tegal adalah Devan Andhika, Felly Sitta Mayasari dan Bobby Utomo Putra. VP Corporate Communication Pertamina Patra Niaga, Kitty Andhora, menyampaikan bahwa BGCC merupakan wadah bagi masyarakat untuk mengeksplorasi kreativitas di bidang kuliner. “Kami melihat memasak bukan sekadar menyiapkan hidangan, tetapi juga sarana berekspresi dan membuka peluang potensi diri. Kami berharap BGCC 2026 memberikan pengalaman yang inspiratif bagi peserta maupun masyarakat yang menyaksikan,” ujar Kitty. Pada babak penentuan ini, para peserta akan ditantang mengolah bahan utama misterius (mysterious ingredients). Kreasi mereka akan dinilai langsung oleh juri profesional, yakni Chef Yuda Bustara, Chef Firhan Ashari, dan food blogger Magdalena Fridawati. Ajang bergengsi ini memperebutkan hadiah istimewa berupa Culinary Art Course di Le Cordon Bleu Thailand (termasuk tiket dan akomodasi), tabung Bright Gas 12 kg, action cam, serta uang tunai senilai Rp75 juta (Juara 1), Rp45 juta (Juara 2), dan Rp25 juta (Juara 3). Selain kompetisi, pengunjung Bintaro Jaya Xchange Mall Park dapat menikmati berbagai hiburan, seperti aneka kuliner, demo memasak dari Juara 1 BGCC 2023 Ivone Destrianawati, penampilan musisi Inul & Adam, hingga aneka doorprize. Tersedia juga promo menarik di lokasi acara, seperti program Tukar Tambah 1 tabung LPG 3 kg ke Bright Gas 5,5 kg, diskon isi ulang Bright Gas hingga Rp25.000 via MyPertamina, dan promo e-commerce Bright Gas (Shopee, TikTok Shop, Tokopedia) khusus area Tangerang Selatan berhadiah merchandise eksklusif.