Jokowi Lebih Paham Pendidikan Gibran, Denny Indrayana Dituding Mainkan Strategi Politik

sinarbanua.com; JAKARTA| BELAKANGAN ini publik dibuat gaduh oleh upaya Denny Indrayana yang mempersoalkan ijazah wakil presiden Gibran Rakabuming Raka.
Bahkan, upaya Denny tersebut dilakukan dimulai dengan mengadakan sayembara bernilai miliaran rupiah sampai terakhir mengajukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK).
Saat ini MK tengah menggelar sidang yang diajukan oleh Denny Indrayana dan beberapa orang lainnya.
Merespon hal tersebut, mantan presiden Joko Widodo menjelaskan terkait pendidikan yang ditempuh oleh anak sulungnya tersebut.
Jokowi merinci pendidikan yang dienyam Gibran Rakabuming Raka mulai dari SD 16 Surakarta, SMP Negeri 1 Surakarta dan melanjutkan setara SMA di Orchid Park Secondary School Singapura dan melanjutkan jenjang perguruan tingg di Australia serta Singapura.
Diminta tanggapan terkait hal itu, Direktur Rumah Politik Indonesia Fernando Emas menjelaskan, Jokowi lebih paham pendidikan yang tempuh Gibran selama ini.
“Saya kira yang lebih memahami mengenai studi Gibran adalah Jokowi. Karena Jokowi merupakan ayah kandungnya yang mengikuti proses dan membiayai studinya,” ujar Fernando Kamis 24 September 2026.
Menurut Fernando, Denny Indrayana dan kawan-kawan tidak lebih tahu mengenai studi Gibran dibandingkan Jokowi.
“Saya melihat ada muatan politik oleh sekelompok dan orang tertentu yang sedang dilakukan oleh Denny Indrayana. Karena melihat potensi Gibran untuk kembali memenangkan kontestasi Pilpres yang akan datang serta melihat pengaruh Jokowi yang masih kuat,” terangnya
Seharusnya, lanjut Fernando, Denny Cs sudah paham dengan penjelasan yang disampaikan oleh Jokowi.
“Sebaikanya Denny Indrayana dan kawan-kawan tak perlu memainkan strategi politik seperti itu. Saya menduga ada kepentingan politik yang dimainkan Denny Indrayana,” pungkas Fernando Emas.
Jurnalis:;Vina Astalina Assegaf






