Sinar Mas Group Perkuat Sinergi Penanggulangan Karhutla di Kalimantan Selatan

IMG-20261011-WA0129

sinarbanua.com; BANJARBARU — Sinar Mas Group melalui pilar-pilar usahanya PT Hutan Rindang Banua (PT HRB), PT Borneo Indobara (PT BIB), PT KC, dan PT SMART Tbk. menegaskan komitmen penuh dalam mendukung pemerintah menanggulangi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Selatan. Bentuk dukungan konkret ini diwujudkan melalui penerjunan personel, penyediaan sarana dan prasarana, aksi pemadaman langsung di lapangan, hingga pembangunan infrastruktur sumur bor.

Komitmen tersebut ditunjukkan dalam Apel Kesiapan Penanganan Karhutla yang dipimpin langsung oleh Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan, Dr. Hanif Faisol Nurofiq, S.Hut., M.P., pada Minggu (11/10/2026). Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari Rapat Koordinasi (Rakor) yang digelar sehari sebelumnya di Grand Maya, Banjarbaru.

Dalam rakor tersebut, Hanif menggarisbawahi krusialnya dukungan personel, peralatan, dan ketersediaan sumber air untuk memadamkan api di tengah kondisi kekeringan. Menjawab tantangan tersebut, keterlibatan dunia usaha menjadi kunci untuk memperkuat armada pemadaman di lapangan.

Apel kesiapan ini menjadi momentum penting guna menyatukan langkah antara pemerintah, sektor swasta, petugas pemadam, dan unsur terkait yang dilanjutkan dengan aksi pemadaman serta koordinasi intensif di wilayah terdampak.

Aksi Langsung dan Solusi Sumber Air

Direktur PT Hutan Rindang Banua, Nurhadi Purwanto, turun langsung memimpin tim pemadam perusahaan di lapangan. Keterlibatan aktif jajaran pimpinan ini mempertegas keseriusan Sinar Mas Group dalam merespons ancaman karhutla secara cepat.

Selain pemadaman, rangkaian kegiatan juga diisi dengan koordinasi lapangan dan peninjauan kawasan pertanian guna merumuskan tata kelola lahan yang ramah lingkungan. Langkah ini menghubungkan aksi tanggap darurat yang sedang berlangsung dengan strategi pencegahan risiko kebakaran berkelanjutan.

Untuk memitigasi keterbatasan air akibat kemarau, Sinar Mas Group secara masif membangun infrastruktur sumur bor:

PT Hutan Rindang Banua (PT HRB): Menambahkan 2 titik sumur bor baru di wilayah Liang Anggang dan Gambut, melengkapi 3 titik yang telah dibangun sebelumnya di wilayah Kurnia (Total: 5 titik).

PT Borneo Indobara (PT BIB): Menghibahkan bantuan 3 titik sumur bor baru.

Secara keseluruhan, Sinar Mas Group telah merealisasikan 8 titik sumur bor untuk memperkuat ketersediaan air pemadaman di titik-titik rawan. Di sela agenda, Wamenko Bidang Pangan, Dr. Hanif Faisol Nurofiq, turut meninjau langsung proses pengeboran sumur air yang dilakukan oleh PT HRB.

Kolaborasi Lintas Sektor

Penanganan karhutla ini juga menggalang kolaborasi erat bersama APHI Komda Kalimantan Selatan, pemegang Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan (PBPH), serta Barisan Pemadam Kebakaran (BPK) swakarsa masyarakat.

Pola kerja sama terpadu ini diharapkan dapat menjadi percontohan (benchmark) penanggulangan karhutla berbasis kemitraan, sekaligus menjadi bahan evaluasi untuk penguatan mitigasi bencana di daerah lain.

Melalui sinergi berkelanjutan dari PT HRB, PT BIB, PT KC, dan PT SMART Tbk., Sinar Mas Group berkomitmen untuk terus berdiri berdampingan bersama pemerintah dan masyarakat demi mewujudkan Kalimantan Selatan yang bebas dari bencana karhutla.

Editorial: Tim HR dan External

Jurnalis: Vina Astalina Assegaf