Harjad ke-76 Kalsel: LEKEM Kalimantan Serukan Semangat Bergerak, Jaga Banua dan Perkuat Persatuan
Penerbit: sinarbanua.com
KALIMANTAN SELATAN — Hari Jadi (Harjad) ke-76 Provinsi Kalimantan Selatan menjadi momentum penting untuk kembali menengok perjalanan panjang Banua sekaligus menatap masa depan dengan optimisme.
Peringatan yang menandai perjalanan Kalimantan Selatan sejak 14 Agustus 1950 hingga 14 Agustus 2026 bukan sekadar seremoni tahunan. Lebih dari itu, Harjad menjadi ruang refleksi untuk memperkuat semangat kebersamaan, menjaga nilai-nilai budaya dan mendorong seluruh elemen masyarakat agar terus mengambil bagian dalam pembangunan Banua.
Dalam momentum tersebut, LEKEM Kalimantan (Lembaga Kerukunan Masyarakat Kalimantan) menyampaikan pesan kebersamaan dan semangat untuk terus bergerak. Bagi LEKEM Kalimantan, kemajuan daerah tidak hanya bertumpu pada pemerintah, tetapi melibatkan keterlibatan masyarakat, tokoh adat, tokoh masyarakat, pemuda, dunia usaha serta seluruh elemen Banua.
bergerak dengan…
Direktur Eksekutif LEKEM Kalimantan , Aspihani Ideris Assegaf, SH, MH , menegaskan bahwa perjalanan 76 tahun Kalimantan Selatan harus menjadi energi baru untuk membangun Banua secara bersama-sama.
Semangat tersebut tidak berhenti pada slogan, namun harus diwujudkan melalui kontribusi, kontribusi nyata dan keberanian untuk mengambil peran sesuai bidang masing-masing.
Menurutnya, masyarakat Kalimantan Selatan memiliki kekuatan besar berupa keragaman budaya, kearifan lokal, semangat gotong royong serta karakter masyarakat yang menjunjung tinggi nilai kebersamaan.
Oleh karena itu, momentum Hari jadi ke-76 Kalimantan Selatan ini diharapkan mampu mempererat hubungan antar elemen masyarakat dan mengikis berbagai sekat yang dapat menghambat persatuan.
“Bergerak” menjadi pesan sederhana namun kuat: bergerak bersama, menjaga Banua bersama dan menghadirkan karya yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
Menjaga identitas, menyambut masa depan
Di tengah perubahan zaman yang bergerak semakin cepat, pembangunan daerah juga menuntut tidak meninggalkan akar sejarah dan identitas budaya.
LEKEM Kalimantan memandang bahwa kemajuan bukan berarti meninggalkan jati diri. Sebaliknya, budaya dan kearifan lokal harus menjadi kekuatan yang ikut mengiringi pembangunan menuju masa depan.
Kalimantan Selatan memiliki sejarah, tradisi dan karakter masyarakat yang menjadi bagian penting dari identitas Banua. Seluruh kekayaan tersebut perlu dirawat sekaligus diwariskan kepada generasi berikutnya.
Harjad ke-76 pun menjadi momentum untuk mengingat kembali bahwa pembangunan sejatinya bukan hanya tentang infrastruktur dan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga tentang membangun manusia, menjaga keharmonisan sosial dan menjamin nilai-nilai kebudayaan tetap hidup.
76 tahun perjalanan, satu tekad untuk Banua
Memasuki usia ke-76, Kalimantan Selatan memiliki tantangan sekaligus peluang yang semakin besar.
Perubahan ekonomi, teknologi, lingkungan dan dinamika sosial menuntut masyarakat untuk beradaptasi tanpa kehilangan arah. Oleh karena itu, diperlukan kolaborasi yang kuat antara pemerintah dan masyarakat.
LEKEM Kalimantan berharap semangat Harjad tidak berhenti setelah rangkaian peringatan selesai. Semangat tersebut harus menjadi energi yang terus hidup dalam kehidupan masyarakat sehari-hari.
14 Agustus 1950–14 Agustus 2026 menjadi penanda perjalanan sejarah.
76 tahun bukan sekedar angka, melainkan catatan panjang tentang perjuangan, perubahan dan harapan.
Kini, saatnya menatap ke depan!!!.
Bergerak bersama. Berkarya untuk Banua. Menjaga persatuan. Merawat budaya. Dan membangun masa depan Kalimantan Selatan yang lebih maju, berkeadilan dan berkeadilan.
Atas nama Keluarga Besar Lembaga Kerukunan Masyarakat (LEKEM) Kalimantan, Aspihani Ideris Assegaf, SH, MH yang merupakan Direktur Eksekutif LEKEM Kalimantan.
Mengucapkan :
Selamat Hari Jadi ke-76 Provinsi Kalimantan Selatan.
14 Agustus 1950 – 14 Agustus 2026.
Tugul Maharagu, Bagawi Laju, Banua Maju.
Editorial: Bani






